Taman Nasional Baluran, Menjelajahi Savana Afrika di Banyuwangi

Taman Nasional Baluran

Berkunjung ke Afrika butuh perjuangan yang tidak main-main. Butuh persiapan fisik, mental, dan tentunya uang yang selangit untuk bisa menjelajah salah satu bagian eksotik di belahan bumi lain itu. Tapi, ternyata kamu pun bisa menemukan miniatur Afrika di negeri bumi pertiwi. Ya, tepatnya di Taman Nasional Baluran, Jawa Timur.

Little Africa van Java ini persisnya berlokasi di wilayah perbatasan Banyuwangi dan Situbondo. Lahannya seluas 25.000 hektar dengan zona inti, yaitu Evergreen, Bekol dan Pantai Bama. Julukan sebagai Afrikanya Indonesia dikarenakan kawasan taman nasional ini didominasi oleh padang savana dan hewan liar. Saat kamu berkunjung ke sini, sejumlah satwa dan panorama akan memikat pandangan. Apa saja keunikan dan keistimewaan yang bisa kamu dapatkan, berikut adalah ulasan spesialnya.

Wisata Taman Nasional Baluran

1. Menikmati Hutan Hijau di Evergreen

evergreen taman nasional baluran
Candra Firmansyah [CC BY-SA 4.0 (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0)]

Sebelum bertemu dengan padang savana, pengunjung terlebih dahulu akan menelusuri perjalanan yang dikelilingi oleh hutan hijau. Sesuai namanya, Evergreen merupakan kawasan hutan yang asri dan berwarna hijau sepanjang tahun. Hutan ini akan ditemui setelah memasuki pintu gerbang. Kamu cukup menempuh perjalanan sejauh 5 kilometer melalui hutan ini. Sempatkan pula untuk berfoto di kawasan yang bertemakan pemandangan hijaunya hutan hujan tropis di sini.

2. Savana Terluas di Jawa

taman nasional baluran
Group of deer on sunset in the Baluran National Park located in East Java, Indonesia.

Yang menjadi andalan taman nasional ini memang adalah padang savana. Soalnya, Baluran memiliki Savana Bekol yang merupakan savana terluas di Pulau Jawa. Luasnya bahkan mencapai hingga 300 hektar. Untuk mencapai padang savana ini, pengunjung perlu menempuh perjalanan berjarak 12 km dari gerbang Taman Nasional Baluran. Perjalanan tersebut akan terbayar tuntas dengan eksotisnya panorama savana. Sebagai tambahan, kawasan ini akan didominasi dengan pemandangan hijau dari tanaman Acacia nilotica. Sebaliknya, tanaman tersebut akan berubah menjadi cokelat kekuningan pada musim kemarau. 

3. Merak dan Monyet Ekor Panjang Siap Menyambut

Perjalanan sekitar 45 menit ke kawasan Bekol pun tak hanya sekadar melihat savana. Atraksi hewan endemik pun siap mengambil alih perhatian pengunjung. Terdapat sejumlah spesies merak dengan bulunya yang indah kerap hilir mudik di kawasan ini. Tak hanya itu, monyet ekor panjang berwarna keabu-abuan juga bergelantungan dari tanaman yang berhabitat di Bekol. Tidak usah khawatir dengan monyet di sini, ramah dan bersahabat untuk menyambut pengunjung yang datang. Selama kamu tidak mengiming-imingi dengan pisang, bisa-bisa sekawanan monyet jadi anarkis.

4. Peternakan Banteng di Alam Bebas

banteng taman nasional baluran
Ardhanragil [CC BY-SA 4.0 (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0)]

Saat kamu berkunjung ke Baluran, tidaklah sempurna kalau belum menyaksikan peternakan bantengnya. Atraksi hewan yang berkeliaran di kawasan savana akan menjadi pengalaman tak terlupakan. Sensasi khas Afrika tersebut pun dilengkapi dengan perpaduan suara satwa lainnya, mulai dari unggas dan mamalia yang saling bersahut-sahutan. Kesan petualangan pun seolah mirip seperti berada di Texas saat memasuki wilayah rest area. Tak jauh dari kawasan tersebut, terdapat replika kepala banteng yang dipajang bak di film koboi. Spot instagramable ini hampir-hampir tak pernah sepi dari pengunjung. Jangan lupa untuk menambah aksesoris kacamata hitam agar foto tampak lebih menarik dan menghalau sinar matahari yang cukup terik.

Baca Juga : 10 Tempat Wisata Banyuwangi Paling Mempesona

5. Telusur Jalur Burung Rangkong

burung rangkong taman nasional baluran
Gambar oleh Mustafa shehadeh dari Pixabay

Setelah puas menikmati eksotisme kawasan Bekol, kamu bisa melanjutkan perjalanan melalui jalur burung. Jalur berupa hutan ini menghubungkan antara Bekol dan Pantai Bama. Biasanya polisi hutan akan memandu selama menyusuri rute yang kerap dilalui beragam jenis burung. Kalau kamu beruntung, pengunjung bisa menyaksikan burung endemik yang bertengger di pohon, seperti burung rangkong.

6. Beragam Pesona Pantai Bama

Perjalanan sekitar 4 km dari savana Bekol akan membawamu menuju Pantai Bama. Kawasan pesisir pantai berpasir putih dengan air laut jernih berwarna biru ini semakin menambah pesona pariwisata khas Baluran. Keindahannya yang terpampang nyata akan membuat pengunjung bisa betah untuk berlama-lama. Sejumlah aktivitas bisa dilakukan, mulai dari bermain kano, berenang, hingga bersantai di pantai. Ingin tinggal lebih lama? Ide yang menarik karena pantai di sebelah timur ini memang cocok untuk menyaksikan keindahan sunrise di pagi hari.

7. Keindahan Dermaga dan Hutan Bakau Bama

Kurang lebih 100 meter dari Pantai Bama di arah selatan, pengunjung kerap berkunjung ke area berupa dermaga mangrove. Suasananya tenang dan romantis untuk menghabiskan waktu dengan orang terkasih. Perjalanan yang ditempuh yaitu jalur setapak dengan pemandangan rimbunnya pohon bakau dan kayu hutan yang tinggi menjulang. Bahkan, mangrove terbesar di Asia berada di kawasan mangrove Pantai Bama. Tak hanya tumbuhan khas pantai, pengunjung juga bisa berpapasan dengan satwa unik, seperti monyet, biawak, dan burung bangau. 

8. Memancing di Pantai Kajang

Tak hanya Pantai Bama, Pantai Kajang adalah salah satu spot favorit lainnya yang masuk dalam wilayah Taman Nasional Baluran. Pantai ini merupakan destinasi wajib bagi penggemar aktivitas memancing. Pihak pengelola menyiapkan kawasan ini sebagai spot untuk memancing. Untuk mengaksesnya, kamu harus meminta izin terlebih dahulu di Resort Bama kemudian menempuh perjalanan dengan naik sepeda motor atau berjalan kali. Sensasi bertualang di alam bebas kembali terasa saat berada di rute menuju Pantai Kajang. Tiba di kawasan pantai, pengunjung kemudian dimanjakan lagi dengan indahnya hamparan pasir dan air laut yang jernih.

9. Snorkeling dan Diving di Perairan Bama

Dunia bawah laut di kawasan Pantai Bama juga menggiurkan bagi kalangan penggemar snorkeling dan diving. Jadi, jangan lewatkan aktivitas seru itu saat berkunjung ke perairan Bama. Penyelam akan menyaksikan langsung keindahan alam bawah laut dengan beranekara ragam biota laut. Terdapat terumbu karang berwarna-warni, ikan, dan rumput laut berdaun panjang. Pastinya kawasan ini tidak akan membuat pengunjung menyesal setelah melakukan aktivitas penyelaman.

10. Wisata Sejarah di Goa Jepang

Bukan hanya wisata alam dan bahari yang ditawarkan di Taman Nasional Baluran. Berkunjung ke area ini juga sekaligus menjadi spot untuk wisata sejarah. Terdapat Goa Jepang yang konon pernah dimanfaatkan sebagai benteng pertahanan. Goa tersebut tepat berada di depan kantor Balai Taman Baluran. Petugas akan menjelaskan informasi lengkap dan sejarah mengenai Goa Jepang. Goa seluas 12 meter persegi ini memiliki dua ruangan utama, yaitu tempat penyimpanan amunisi dan celah pengintai musuh. Sangat menarik untuk dijelajahi, deh.

Semakin tertarik untuk berkunjung ke Afrika ala Indonesia? Buruan segera pesan tiket pesawat melalui situs Tripcetera, ya. Jangan lewatkan pula promo paket wisata menarik dari Tripcetera yang siap menjadikan liburan semakin tak terlupakan.

Kawah Ijen Banyuwangi, Fenomena “Blue Fire” yang Menakjubkan

Blue Fire Kawah Ijen

Kalau mendengar nama Banyuwangi, biasanya kata santet kerap langsung terlintas di benak. Makanya tak sedikit pula yang langsung mengaitkan daerah ini sebagai lokasi kisah mistis yang sempat viral, yaitu KKN di Desa Penari. Tapi, jangan langsung ragu untuk berkunjung ke daerah paling timur di Pulau Jawa ini. Soalnya pesona keindahan alam kawasan ini sungguh akan sulit membuat wajah berpaling.

Di antara sejumlah destinasi wisata menarik di Banyuwangi adalah Kawah Ijen. Gunung dengan ketinggian 2.386 meter di atas permukaan air laut ini berdampingan dengan Gunung Marapi. Buat yang penasaran dengan daya pikat Gunung Ijen beserta kawahnya, berikut ini adalah 11 fakta menarik yang harus kamu ketahui sebelum berkunjung, ya!

Fakta Menarik Kawah Ijen Banyuwangi

1. Fenomena Blue Fire Kawah Ijen

kawah ijen banyuwangi
Photo by Marc Szeglat on Unsplash

Pada umumnya, pendaki akan menemukan gunung api dengan lava pijar yang berwarna jingga kemerahan pada kawahnya. Tapi, fenomena itu tidak akan bisa kamu dapatkan saat berada di Gunung Ijen. Soalnya, kawah Ijen merupakan satu-satunya kawah di Indonesia yang memuntahkan lava pijar berwarna biru.

Tidak heran kalau warna biru menyala di kawah Ijen menjadikannya populer sebagai blue smoke. Bukan karena ada hal mistis, ya. Tapi secara ilmiah, fenomena tersebut disebabkan karena tingginya kadar belerang. Memang, belerang jika terbakar akan mengeluarkan api berwarna biru. Hal inilah yang menjadikan wisatawan sangat tertarik untuk rela mendaki ke puncak Gunung Ijen di Banyuwangi.

2. Ijen Berarti Sendiri

Dalam bahasa Jawa, nama Ijen berarti sendiri atau sendirian. Makna tersebut merujuk pada kawah Ijen yang memang tunggal. Jadi, hanya ada satu kawah di gunung ini. Akan tetapi, Gunung Ijen tidaklah tegak terpancang sendirian di kawasan tersebut. Sejumlah gunung lain di sekitar Gunung Ijen adalah Gunung Raung, Gunung Rante, Gunung Pendil, dan Gunung Suket.

3. Berada di Dua Kabupaten

Sesuai wilayah administrasinya, Gunung Ijen ternyata tidak hanya berada di area Banyuwangi. Meskipun kabupaten tersebut menjadi daerah yang terkenal sebagai lokasi Kawah Ijen, faktanya gunung ini beririsan di dua kabupaten sekaligus. Nah, Gunung Ijen juga masuk ke dalam wilayah Kabupaten Bondowoso dengan merujuk pada peta milik Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional tahun 2000. Sementara itu, Pemkab Banyuwangi berdasarkan peta zaman Belanda, yakni Besoeki Afdeling 1895, Idjen Hooglan 1920, Java Madura 1942, Java Resn Besoeki 1924 Blad XCIII dan Java Resn Besoeki 1925. Karena itulah, pendaki pun bisa mengakses kawah Ijen dari kedua kabupaten tersebut.

4. Kaldera Terluas di Pulau Jawa

kaldera kawah ijen
Photo by Paola Galimberti on Unsplash

Kaldera merupakan kawah vulkanik dengan air panas yang bercampur dengan belerang. Warnanya berupa hijau toska turut melengkapi keunggulan kawah di Ijen. Dengan kedalaman 200 meter, ukuran kalderanya mencapai 20 kilometer luasnya. Sehingga, kaldera Ijen kemudian disebut-sebut merupakan kaldera terluas di seantero Pulau Jawa. 

5. Danau Cantik yang Tak Boleh Direnangi

kawah ijen banyuwangi
Photo by Dany Pratama on Unsplash

Kawah Ijen memang terkenal dengan keindahan danaunya berwarnakan hijau toska. Akan tetapi, sayangnya, danau tersebut hanya boleh dipandangi saja. Pengunjung tidak diizinkan untuk berenang di sini. Alasannya memang demi keamanan karena tingkat keasaman yang begitu tinggi di danau Ijen. Makanya, jangan pernah coba-coba untuk uji nyali di sini, ya.

6. Suhu Hingga 4 Derajat Celcius

Seperti suhu di kawasan gunung lainnya, Kawah Ijen pun memiliki suhu yang cukup rendah. Nah, Kawah Ijen mempunyai temperatur yang bisa mencapai hingga 4 derajat Celcius. Apalagi pada saat musim kemarau atau sekitar bulan Oktober. Karena kamu sudah tahu suhu ekstrem yang bisa dirasakan, makanya harus persiapkan pakaian tebal saat mendaki gunung ini.

7. Kawasan Tambang Belerang Tradisional

tambang belerang gunung ijen
Gambar oleh Afandi Syaikhu dari Pixabay

Dengan kandungan belerang yang tinggi, potensi tersebut dimanfaatkan oleh penduduk setempat sebagai lokasi pertambangan. Saat melakukan pendakian, kamu pun bisa menyaksikan langsung aktivitas pertambangan dan berinteraksi dengan sekelompok penambang. Tak kurang dari 200 penambang tradisional belerang memikul beban belerang seberat 80 kilogram setiap harinya. Menariknya lagi, para penambang tersebut tidak mengandalkan peralatan modern atau teknologi canggih begitu saja. Justru penambang tradisional masih mempertahankan metode sederhana untuk menambang kandungan dalam gunung ini. Jangan segan untuk bertegur sapa karena penambang di Ijen begitu ramah dengan pendaki.

7. Lokasi Festival di Banyuwangi

Banyuwangi memiliki sejumlah festival wisata dengan beragam tema. Di antaranya adalah Festival Jazz Ijen, Festival Ijen Green Run, dan International Tour de Banyuwangi Ijen. Karena kepopuleran dan eksotisme Gunung Ijen, daerah tersebut kemudian menjadi lokasi venue keren festival andalan Banyuwangi. Bukan hanya wisatawan domestik saja yang datang ke sini, peserta mancanegara kerap tak ketinggalan untuk menghadiri festival yang diselenggarakan sepanjang tahun.

8. Jadi Film Dokumenter BBC

Tidak hanya terkenal di Indonesia, bukti popularitas Kawah Ijen di dunia karena pernah dibahas di saluran TV dunia, yaitu BBC. Serial dokumenter BBC, Human Planet membahas tentang fenomena tingginya kadar belerang di Kawah Ijen. Bukan hanya tentang keindahan dan daya pikat api birunya, ya. Oh ya, karena belerang di Ijen cukup berbahaya bagi pendaki, sebaiknya untuk memakai masker saat berada di kawasan ini, ya.

9. Jasa Gerobak Dorong

Untuk menuju Kawah Ijen, pendaki sebenarnya tidak perlu mengeluarkan tenaga ekstra karena aksesnya tidak begitu sulit dan dapat diakses dengan berjalan kaki. Hanya saja, panjangnya rute pendakian kerap membuat pendaki merasa lelah. Bagi yang tetap ingin melanjutkan pendakian, tetapi sudah mengalami kendala fisik, jangan langsung cepat menyerah. Kamu bisa menyewa jasa gerobak dorong yang dapat memuat penumpang dewasa. Siap-siap untuk merogoh kocek hingga Rp800.000 bagi yang ingin merasakan pengalaman berkesan di Ijen. Worth it, deh, pastinya.

10. Spot Sunrise Terindah di Jawa

spot sunrise gunung ijen
Photo by Suganth on Unsplash

Selain fenomena blue fire kawah ijen, Gunung Ijen juga menawarkan panorama yang begitu memikat dari sudut pandang lain. Tinggallah hingga fajar menyingsing dan kamu akan menyaksikan keindahan matahari terbit. Sunrise di Ijen disebut-sebut sebagai spot terbaik untuk melihat matahari terbit di Pulau Jawa, makanya dijuluki sebagai Sunrise of Java. Saat kamu melihat langsung, kamu bakal setuju dengan adanya perpaduan langit biru dan sinar mentari dari ketinggian Ijen. 

Baca Juga : 10 Destinasi Wisata Banyuwangi Paling Mempesona

Penasaran untuk menjelajahi Ijen secara langsung? Datang dan buktikan langsung fakta-fakta menarik di atas, ya. Kalau sudah ingin berkunjung, segera booking tiket pesawat melalui Tripcetera dengan penawaran harga terbaik. Bagi yang ingin memesan paket wisata menarik, jangan lupa pula untuk dapatkan hanya di Tripcetera.

Bagi kamu yang tertarik mengunjungi kawah ijen, kamu bisa menikmati keindahan api biru dengan voucher paket wisata kawah ijen, diskon 30% Khusus untuk kamu

10 Tempat Wisata Banyuwangi Paling Mempesona Tahun 2023

Wisata Banyuwangi

Jawa Timur memang menyimpan berbagai pesona keindahan alam yang memikat. Mulai dari gunung hingga pantai dapat menjadi destinasi liburan menyenangkan. Selain alamnya, pengalaman budaya Jawa Timur juga tak kalah menarik untuk dirasakan.

Salah satu kawasan wisata di Jawa Timur ialah Banyuwangi. Kabupaten yang berada ujung timur sekaligus ujung selatan Pulau Jawa ini bak mutiara wisata penuh kemilau. Karenanya, kamu tidak akan merasa rugi seusai berkunjung ke beberapa destinasi liburan berikut ini.

Tempat Wisata di Banyuwangi

1. Kawah Ijen

Alamat: Perbatasan antara Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso

kawah ijen banyuwangi
Photo by Marc Szeglat on Unsplash

Kawah Ijen merupakan destinasi yang wajib dikunjungi kalau berlibur ke Banyuwangi. Kawah ini terkenal karena adanya fenomena blue smoke (kobaran api biru). Biasanya pendaki mulai beranjak saat dini hari sehingga dapat menyaksikan sunrise saat tiba di kawah ataupun puncak Gunung Ijen.

Selain itu, pendaki juga dapat bertegur sapa dengan penduduk setempat yang berprofesi sebagai penambang belerang. Ya, Kawah Ijen mengandung gas belerang, sehingga kamu harus berhati-hati saat menghirup udara selama pendakian.

Direkomendasikan agar kamu memakai masker jika memutuskan untuk ke sini. Tapi, usaha kerasmu untuk menyusuri rute pendakian dengan kondisi berbahaya akan terbayarkan lunas dengan daya pikat kawah dan pemandangan Banyuwangi dari ketinggian.

2. Taman Nasional Baluran

Alamat : Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi dan Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur

Taman Nasional Baluran
Taman Nasional Baluran

Sebenarnya, Taman Nasional Baluran terletak di perbatasan antara Banyuwangi dan Situbondo. Kawasan ini kerap disebut sebagai Little Africa karena merupakan padang sabana dengan luas mencapai 25.000 hektar.

Sabana terbesar di Pulau Jawa tersebut pun menjadi rumah bagi banteng, rusa, merak, monyet, macan tutul, dan aneka satwa lainnya. Uniknya, daerah ini juga ditumbuhi berbagai tumbuhan, meskipun tanahnya relatif gersang.

Waktu terbaik untuk berkunjung ke Taman Nasional Baluran adalah pagi hari. Di sini, kamu bisa menyaksikan matahari terbit dengan leluasa karena berada di alam terbuka.

Apalagi, daerah ini merupakan cagar biosfer dunia oleh UNESCO bersama dengan kawasan Alas Purwo, Meru Betiri, dan Kawah Ijen.

3. Taman Nasional Alas Purwo

Alamat: Jl. Brawijaya No.20, Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi

taman nasional alas purwo
taman nasional alas purwo

Sebagai taman nasional, Alas Purwo menawarkan pesona keanekaragaman hayati. Geopark nasional ini dipercaya sebagai lokasi tanah pertama saat penciptaan Pulau Jawa. Sebelum memasuki kawasan, pelancong akan menemui Candi Kawitan yang menjadi rumah ibadah bagi umat Hindu.

Selanjutnya, kamu bisa menyaksikan 700 flora, 50 jenis mamalia, 320 burung, 15 jenis amfibi, dan 48 jenis reptil di dalam area eks suaka margasatwa ini. Eksotisme taman nasional ini juga semakin lengkap karena terletak di pesisir pantai.

4. Taman Nasional Meru Betiri

Alamat : Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Jember

taman nasional meru betiri
taman nasional meru betiri

Kawasan konservasi ini telah populer sejak zaman kolonial. Hal itu disebabkan Meru Betiri menjadi habitat bagi sejumlah satwa langka dan endemik, seperti harimau jawa, tupai terbang, dan penyu.

Salah satu atraksi yang tak boleh dilewatkan di sini adalah momen pelepasan penyu ke laut bebas. Pastinya, pengalaman wisata Banyuwangi akan sangat berkesan saat berada di Taman Nasional Meru Betiri.

5. Pantai Plengkung

Alamat : Purworejo, Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi

pantai plengkung
Photo by Thomas Ashlock on Unsplash

Pencinta surfing tidak akan merasa kecewa saat datang ke Pantai Plengkung. Sebab, pantai ini didaulat sebagai spot surfing terbaik di Asia Tenggara dengan ombak yang termasuk dalam daftar tujuh ombak terbaik di dunia.

Kalau tidak tahu bermain selancar, tidak usah ragu untuk berkunjung karena kamu bisa dilatih oleh sejumlah ahli yang menyediakan jasanya. Menyelami pesona bawah laut atau sekadar menikmati sunset juga bisa menjadi alternatif yang tak kalah menarik.

6. Pulau Tabuhan

Alamat: Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi

Pulau tabuhan
Photo by Nofi Sofyan Hadi on Unsplash

Berada di antara Pulau Jawa dan Pulau Bali, Pulau Tabuhan merupakan surga wisata bahari. Saat tiba di pesisir pantainya, kamu akan terpikat dengan pasir putih dan pemandangan alam yang dominan hijau.

Perairannya pun tak kalah indah dengan dengan gradasi tiga warna dan menjadi hunian beribu spesies ikan dan terumbu karang. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk snorkeling atau scuba diving di objek wisata Banyuwangi ini, ya!

7. Pantai Pulau Merah

Alamat: Desa Sumber Agung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi

pantai pulau merah banyuwangi
Credit Image : @estpr on Instagram

Jika Lombok dan Komodo memiliki Pantai Pink, maka Banyuwangi memiliki destinasi yang tak kalah unik. Destinasi ini dinamakan Pantai Pulau Merah karena bibir pantainya merupakan bukit berwarna merah.

Hamparan pasir di pantai ini pun akan perlahan memerah saat matahari mulai terbenam. Sudah tahu, kan, waktu yang tepat untuk liburan ke sini?

8. Air Terjun Kalibendo

Alamat: Kp. Anyar, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi

air terjun kalibendo
Credit Image : @sandylaveda on Instagram

Air terjun ini berada di dalam kawasan Agrowisata Kalibendo. Sehingga selain menikmati sejuknya aliran air terjun, pengunjung dapat berkeliling ke perkebunan kopi, karet dan cengkeh yang berada di bawah kaki Gunung Ijen ini. Karenanya, air terjun eksotis ini begitu ideal sebagai lokasi bermain canoe dalam menyusuri aliran sungainya.

9. Jawatan Benculuk

Alamat: Purwosari, Benculuk, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi

Pernah menonton film The Lord of the Rings atau The Hobbit? Nah, kawasan Perhutani ini akan tampak familiar karena serupa dengan lokasi syuting film-film Hollywood tersebut.

Tak pelak, Jawatan Benculuk menjadi lokasi spot foto instagramable yang layak masuk dalam daftar kunjungan saat menjelajahi destinasi wisata Banyuwangi, ya.

10. Desa Wisata Osing Kemiren

Alamat : Dusun Krajan, Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi

Berkunjung ke kampung Suku Osing di Kemiren akan menambah pengetahuan tentang budaya penduduk asli Banyuwangi. Hingga kini, desa adat ini terus mempertahankan nilai-nilai budayanya. Setiap tahunnya, festival budaya digelar dengan menampilkan pertunjukan tarian khas Suku Osing. Selain itu, terdapat ritual adat lainnya, seperti tradisi tumpeng sewu, sedekah Syawal, dan mepe kasur.

Itulah 10 rekomendasi tempat wisata Banyuwangi yang harus kamu datangi setidaknya sekali dalam seumur hidup. Tidak akan pernah menyesal kalau kamu berkunjung ke Kota Petualangan ini. Makanya, buruan pesan tiket pesawat lewat tripcetera.